IDENTIFIKASI POTENSI TANAMAN PANDANUS KOING (Pandananceae) SERTA NILAI EKONOMI BAGI MASYARAKAT SUKU DAMAL DI KABUPATEN PUNCAK

J.M. Ramandey, J.M. Ramandey (2017) IDENTIFIKASI POTENSI TANAMAN PANDANUS KOING (Pandananceae) SERTA NILAI EKONOMI BAGI MASYARAKAT SUKU DAMAL DI KABUPATEN PUNCAK. JURNAL FAPERTANAK, Volume II, No 1 Agustus 2017, 2 (1).

[thumbnail of IDENTIFIKASI POTENSI TANAMAN PANDANUS KOING (Pandananceae) SERTA NILAI EKONOMI BAGI MASYARAKAT SUKU DAMAL DI KABUPATEN PUNCAK] Text (IDENTIFIKASI POTENSI TANAMAN PANDANUS KOING (Pandananceae) SERTA NILAI EKONOMI BAGI MASYARAKAT SUKU DAMAL DI KABUPATEN PUNCAK)
45 - Published Version

Download (18kB)

Abstract

Tumbuhan famili Pandanaceae adalah salah satu tumbuhan penting di Indonesia yangtersebar dari daerah tepi pantai laut hingga daerah pegunungan. Stone (1976) menyebutkan bahwafamili Pandanaceae mempunyai tiga genus besar yaitu genus Sararanga mempunyai 2 spesies daerahasal penyebaran di Pulau Papua, genus Freycinetia mempunyai 175 spesies daerah asal penyebarandi Pulau Jawa, Sumatera dan Maluku, genus Pandanus 742 spesies daerah penyebaran di PulauSumatera, Jawa, Bali, Madura, Kalimantan, Maluku, Sulawesi dan Papua Tumbuhan pandan spesiespandanus merupakan salah satu tanaman pandan yang menghasilkan buah di daerah tropis yangberfungsi sebagai bahan pangan dapat tumbuh pada ketinggian 1500 – 3500 m dpl. Daerahpegunungan tengah Papua pandan yang berfungsi sebagai bahan pangan terdiri dari 7 spesies yaituPandanus brosimus, Pandanus yilunea, Pandanus golabus, Pandanus conoideus, Pandanus jullianetidan Pandanus antaresensis. Dari 7 spesies tumbuhan pandan tersebut memiliki banyak varietas yangdapat tumbuh secara endemik pada habitat di pekarangan, ladang pertanian, hutan sekunder danhutan primer di pegunungan tengah Papua.Pandanus (pandananceae), oleh masyarakat lokal sukuDamal disebut dengan “Koing” memiliki potensi yang besar untuk digunakan sebagai penggantikomoditi kelapa. Keuntungan Pandanus dibandingkan dengan kelapa adalah tanaman pandanussudah siap dipanen bila diinginkan sesuai dengan potensi hutan pandan yang ada saat ini dan banyaktumbuh liar sebagai tanaman hutan di beberapa daerah pedalaman Papua. Tujuan dari penelitianuntuk mengetahui potensi tanaman pandan Koing, nilai ekonomi dan member maasukan agartanaman pandan tersebut dapat dibudidayakan lebih jauh,pengamatan dilakukan pada 8 Distrik yangada di Kabupaten Puncak selama 4 bulan (mei – agustus 2018). Metode deskriptif digunakandengan metode obsetrvasi dan wawancara. Data primer diperoleh dari nara sumber (informan) dandata sekunder diperoleh dari hasil wawancara dengan responden danpengamatan dilapang.Tanaman Pandanus Koing sangat bermanfaat bagi masyarakat di Kabupaten Puncak, terutamamasyarakat suku Damal. Budidaya tanaman Pandanus (Koing, Kawin dan Allu) perlu dilakukankarena bermanfaat ganda. Mulai dari akar, batang, daun sampai dengan buah dapat dimanfaatkan,baik sebagai sandang, pangan maupun papan. Masyarakat suku Damal memanfaatkan akar dan dauntanaman Pandanus Koing sebagai sandang, batang dan juga daun sebagai papan dan buah sebagaipangan. Tanaman Pandanus (Koing, Kawin dan Allu) tidak saja mempunyai nilai sosial tetapi jugamempunyai nilai ekonomi dan budaya oleh masyarakat suku Damal yang masih dipertahankanhingga saat ini sebagai suatu nilai kearifan lokal. Dari hasil analisis pendapatan penjual makananbuah Pandanus menunjukkan bahwa pendapatan rata-rata penjual makanan buah Pandanus adalahsebesar Rp.295.500 per hari.

Item Type: Article
Subjects: A General Works > AC Collections. Series. Collected works
A General Works > AI Indexes (General)
Divisions: 1.4. Fakultas Pertanian dan Peternakan > Program Studi Agroteknologi
Depositing User: Johanis Manuel Ramandey
Date Deposited: 07 May 2023 15:45
Last Modified: 10 May 2023 03:47
URI: http://repository.uswim.ac.id/id/eprint/21

Actions (login required)

View Item
View Item